Tanamkan Persatuan Untuk Sebuah Kesatuan yang Utuh dan Kuat
*Tanamkan
Persatuan Untuk Sebuah Kesatuan yang Utuh dan Kuat*
www.cepamagz.com
Makna hari pahlawan
adalah mengingat jasa-jasa para pahlawan kita yang telah berjuang mendapatkan
kemerdekaan Indonesia. Inilah yang tidak boleh terlepas dari ingatan kita
tentang sejarah. Hari pahlawan diperingati setiap tanggal 10 November. Namun
tidak mesti menunggu tanggal tersebut untuk mengenang mereka yang telah
berkorban untuk bangsa dan negeri. Setiap hari kita memikul amanah untuk
mengenang sejarah perjuangan para pahlawan agar kita semakin bersemangat
menjaga warisan kemerdekaan. Menjaga dan mempertahankan Negara Kesatuan
Republik Indonesia (NKRI) bukan hal mudah. Begitu banyak alasan yang dapat
mengecoh pemahaman dan mengikis sedikit demi sedikit rasa kepedulian dengan
sesama. Begitupun terhadap negeri kita sendiri.
Seiring masuknya zaman globalisasi,
perkembangan teknologi dan informasi semakin meningkat. Hal ini memicu
keinginan masyarakat untuk segera mempelajari dan memiliki tekhnologi yang
semakin hari semakin muncul dengan berbagai tipe terbaru. Tak dapat dipungkiri bahwa masyarakat pedesaan dan
perkotaan telah menjadi konsumen yang sangat ramah dalam menyambut setiap model
fashion dan tekhnologi terbaru. Suatu
hal yang menjadi permasalahan karena sebagian masyarakat tidak mampu menyaring
terlebih dahulu dampak positif dan negatif dari zaman globalisasi. Mereka
bergaya hidup hedonis meniru kebanyakan gaya hidup luar negeri yang tidak semua
kebudayaannya memiliki kesamaan dengan budaya di negeri kita.
Lewat tekhnologi kita saling menghujat, melakukan propaganda, menyebarkan berita yang tidak fakta. Lewat teknologi penipuan antar sesama masyarakat terjadi dan segala bentuk kriminalitas lainnya. Tidak jarang kita dengar dari orang-orang bahwa saat ini adalah era digital begitulah mereka mengapresiasi perkembangan zaman dan tidak ingin ketinggalan akan hal tersebut. Komunikasi dan informasi dengan cepat tersuguhkan kepada masyarakat lewat teknologi. Itulah sebagian dampak positif yang kita rasakan. Namun suatu hal yang terjadi adalah alat komunikasi tersebut berhasil mengalihkan perhatian masyarakat terhadap dunia sekitarnya.
Negara Indonesia mengaplikasikan
demokrasi dalam sistem pemerintahan. Masyarakat mempunyai hak memilih dan dipilih.
Bebas mengungkapkan pendapat, bebas berkarya, tapi bukan menjadi masyarakat
yang bertindak tanpa berpikir sebab akibat, dan menghilang dari tanggung jawab.
Masyarakat kadang terlalu banyak menuntut hak. Mari kita tanya pada diri
sendiri apa saja yang telah kita berikan kepada negeri.
Mengkritik pemerintah adalah hak rakyat
dalam mengeluarkan pendapat. Sebagai pemerintahpun juga harus siap menerima
kritikan bukan hanya sanjungan saja. Rakyat meminta penghidupan yang layak,
lapangan pekerjaan, kenaikan gaji berikan dengan pertimbangan kebijakan yang
bersifat adil. Daripada kekayaan negeri tergerus oleh segelintir orang untuk
korupsi. Negeri kita dengan ciri khas keramahannya namun disamping itu ia lebih
dikenal sebagai negeri tempat tinggal
yang aman untuk para koruptor. Kolusi
dan nepotisme menjadi kebiasaan sebagian kalangan aparatur negara dan sebagian masyarakat biasa.
Meski hanya sebagian tapi sebagian yang dimaksud adalah sebagian besar. Sampai
kapan negeri kita tumpang tindih seperti ini.
Warisan kemerdekaan yang diamanahkan
kepada kita bukan hasil jerih payah dari satu orang saja. Melainkan karena
persatuan dan kesatuan para pahlawan dalam berjuang. Menciptakan kerukunan, toleransi
karena Indonesia adalah negara yang majemuk. Menjunjung tinggi kebersamaan dan
persaudaraan untuk sebuah kedamaian di dalam negeri.
Menciptakan keadilan, kesejahteraan adalah
tugas pemerintah dan seluruh rakyat Indonesia. Menjaga keamanan di kawasan
negeri kita baik dari lintas darat, laut maupun udara. Tidak dengan cara
melempar tanggung jawab hanya kepada alat negara saja namun menciptakan keamana
dan ketertiban bangsa adalah tanggung jawab setiap individu. Bukan impian sebagian
rakyat saja dan yang lain berniat melakukan kerusuhan hanya karena ingin
dikatakan hebat.
Negeri Indonesia tempat kita dilahirkan
seperti rumah bagi kita tempat bernaung, saling mengasihi agar tidak ada lagi
saudara kita merasa terasingkan di negeri sendiri dan merasa betah di negeri
lain. Mari kita ciptakan kedamaian mulai dari lingkup terkecil, pembentukan
karakter kepada mereka penerus bangsa. Senantiasa selalu merangkul dan bersatu untuk
sebuah kesatuan yang utuh dan kuat. Kita saudara seindonesia. Bersama kita jaga
bumi warisan kemerdekaan. Tanamkan rasa peduli pada sesama, tanamkan rasa cinta
pada Negeri. Dari Miangas sampai pulau Rote mari saling menciptakan kedamaian agar
bumi Pertiwi kembali pada tanahnya yang mahsyur dan permai.
Makassar, 7 November 2017
Nurul Hidayah Abu Haerah
~Selamat Memperingati Hari Pahlawan~

Artikelnya cukup bagus dan mudah dipahami.
BalasHapusterima kasih sudah mampir.. salam santun selamat memperingati hari pahlawan..
BalasHapus